TRENDING NOW

KAOS DISTRO : Tahukah Kamu Bagaimana Sejarah Kaos Distro Sebelum Sepopuler Saat Ini. Kaos distro pada saat ini memang sudah menjadi suatu hal yang biasa. Malah, hampir setiap daerah di Indonesia, distro outlet sudah sangat mudah untuk ditemukan.
Pada awalanya, distro mulai dikenal masyarakat sejak masa pertengahan tahun ‘90-an di Kota Bandung. Mulanya, distro hanyalah sebuah toko kecil yang menjual produk dan barang-barang yang tidak bisa ditemukan di mayoritas toko, misalnya seperti factory outlet, dan shooping mall.

Dengan modal seadanya, dan ditambah dengan sedikit koneksi, serta kemampuan untuk menciptakan dan memasarkan produk, alhasil ada saja yang kemudian datang dan membeli, serta menjadi pelanggan tetap pada produk-produk tersebut. Malah sampai ada loh yang membuat komunitas-komunitas distro. Ada juga Kaos Distro Wanita

Sejarah Perkembagan Kaos Distro di Nusantara
Awal mula terciptanya, distro terbentuk pada sebuah studio musik, yakni studio Reverse di daerah Sukasenang pada tahun 1994.

Di awal terbentuknya, reverse hanya memasarkan produk-produk yang spesifik, khususnya hanya produk yang diminati oleh penggemar komunitas skateboard dan musik rock. Tetapi setelah melihat kemungkinan peluang yang cukup besar, akhirnya Reverse mulai menjual berbagai produk lainnya, diantaranya seperti kaset, aksesoris, poster, artwork, t-shirt, produk-produk local, sampai yang barang-barang impor.

Nah, untuk scaling up usaha yang awal mulanya dibangun berdasarkan hobi semata, hal tersebut tentunya membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan yang tinggi dalam mengelolanya.

Kalau dilihat dari segi pengembangan desainnya, variasi perubahan desainnya  tidak terlalu signifikan. Karena, untuk menciptakan suatu karakter desain yang kuat, tentunya membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar. Tetapi untuk menciptakan kreatifitas pasar, tidak sedikit juga kok para pengusaha Kaos Distro yang melakukan riset lebih lanjut, dan pengembangan desain yang lebih mendalam.

Alhasil, pada tahun 2003, kaos distro sudah benar-benar dikenal oleh penjuru Nusantara karena keunikan kreatifitas, dan tingkat kualitasnya. Sehingga, dampak dari boom clothing pada tahun tersebut, banyak juga para pengusaha Kaos distro yang mulai ikut ambil dalam bisnis yang menggiurkan ini.

Yang kurangnya adalah, banyak juga usahawan-usahawan kaos distro kecil-kecilan yang asal menjiplak desain dan karakteristik yang sudah ada, yak arena tadi, untuk membentuk suatu karakter, akan membuthkan waktu yang cukup lama. Nah dalam perkembangannya, seni eksplorasi desain clothing anak muda Bandung, tidak sedikit  juga yang desainnya dipengaruhi oleh model street fashion Jepang.

Selain itu, industry clothing yang ada dan terus berkembang, justru juga ikut memperngaruhi perkembangan industri kecil lain yang baru, tentunya yang juga berbasis seni dan kreatifitas. Pada saat krisis ekonomi terjadi pada tahun 1998, usaha yang sudah dijalani Reverse, mengalami masa-masa yang sulit, sampai akhirnya mereka angkat kaki dari bisnis tersebut.

Tetapi kondisi yang sulit inilah yang  justru melahirkan generasi baru dalam perkembangan industri clothing di Bandung, dan terus berkembang sampai tingkat Nusantara. Nah, karena kurangnya modal dan budget untuk membeli produk-produk impor dari luar negri. Hal inilah yang akhirnya terbesit pada anak mudah kita untuk menciptakan produk kreatifitas yang dibuat dengan produksi sendiri, dan memiliki keinginan untuk bisa menciptakan kaos, sesuai dengan keinginan mereka dan para konsumennya.

Selain bisa mengekspresikan keinginan mereka dalam mendesain kaos distro nya sendiri, mereka juga lebih bisa mengkeresikan variasi dari desain yang diinginkan. Bahkan saat ini, sudah banyak loh berbagai jenis dan ragam kaos distro yang tersebar di nuasantara, misalanya kaos distro muslim, kaos distro batik, kaos distro seni, dan berbagai kaos distro kreatif lainnya. Nah, karena kreasi kaos distro yang tersebar di Nusanatara adalah hasil ciptaan dan kreasi anak muda kita, membuat seleranya menjadi sesuai dengan para penggunanya.

Kaos Distro merupakan bisnis masa kini yang banyak digeluti anak muda tanah air. Selain karena kaos distro merupakan lambang generasi muda, yakni fashion yang selalu meremaja dan selalu baru, juga karena kaos distro merupakan simbol semangat ekspresi dan independensi anak muda, baik sebagai simbol komunitas, semangat bermusik, desain grafis, atau pun otomotif dan yang baru bermunculan dalah Kaos Distro Dakwah

Di antara kota yang paling banyak menyediakan kaos distro, bahkan yang menjadi pusat kaos distro bahkan pusat fashion tanah air adalah Bandung. Mungkin Sobat bertanya Tanya, kenapa harus Bandung yang menjadi kiblat kaos distro?

ALASAN KAOS DISTRO BANDUNG MENJADI KIBLAT BISNIS DISTRO
Paling tidak, kita melihat ada 3 Faktor yang menjadikan kaos distro Bandung sebagai kiblat Kaos Distro, yakni seperti di bawah ini.

1. Faktor Budaya
Pertama, Bandung merupakan perpaduan antara budaya yang semangat  motekar (kreatif) dan someah (ramah tamah) dengan budaya metropolitan yang modern, persaingan ketat, serta rasional. Perpaduan 2 budaya inilah yang pada akhirnya akan mewujud menjadi semangat indie yang tak ingin dikekang banyak aturan, baik melalui karya seni lukis, semangat bermusik, menjadi entertain, serta hal hal lain yang kreatif.

Dalam hal ini, kaos distro Bandung merupakan bagian kreativitas anak muda Bandung yang paling banyak digemari, selain karena semangat independensi, juga karena di dalamnya memuat kreativitas tinggi, baik mengenai model, corak design, serta kaos distro merupakan hasil kreativitas dari perkawinan antara fashion, seni, dengan semangat komunitas yang tinggi.

2. Faktor Sejarah
Kedua, selain faktor budaya di atas, hadirnya kaos distro Bandung sebagai kiblat bisnis distro tanah air adalah karena Bandung punya sejarah panjang sejak zaman belanda. Semenjak zaman penjajahan belanda, Bandung dijadikan sebagai pusat pabrik tekstil, khususnya di kawasan majalaya. Kondisi ini kemudian ini yang menjadi cikal bakal Bandung berkembang sebagai  pabrik tekstil yang menjadi bahan pokok industri garmen. Begitu pula mudahnya akses industri garmen menjadikan Bandung sebagai kota yang lebih dulu memproduksi kaos distro. Jadi jika dirunut secara sejarah, alasan kaos distro Bandung menjadi kiblat kaos distro ialah karena Bandung lebih dulu memprakarsai bisnis kaos distro di Bandung kota lain.

3. Faktor Ekonomi
Bandung merupakan pusat industri garmen, yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. Ketersediaan bahan dan mudahnya akses produksi  ini yang mendorong banyaknya Kaos Distro Bandung.

Kreativitas masyarakat Bandung ini ditopang pula oleh banyaknya sector jasa di kota metropolitan seperti Bandung, baik wisata, perkantoran, dan jasa lainnya. Pangsa pasar yang besar ini menjadi kekuatan tumbuh berkembangnya industri distro di Bandung, terutama kaos distro Bandung. Hal ini pula yang membuat para turis ke Bandung senang berbelanja kaos distro, hingga melakukan pengembangan distro di kota kota lain di Indonesia melalui cabang cabang distro.

Industri garmen Bandung

Jika kamu anak muda Bandung, atau anak muda tanah air yang memiliki semangat yang sama dengan semangat bandung, bagaimana cara menggunakan semangat kreativitas menjadi karya produktif seperti para pemilik kaos distro Bandung yang sudah lebih dulu terjun di dunia fashion. Tentu kamu punya kreativitas yang lebih gila, bukan? 

Kaos Distro Wanita
Kaos Distro tidak hanya di minati oleh kaum pria saja, kaum wanitapun berlomba lomba mencari Kaos kesukaannya. Jika Wanita Muslimah tentu saja tidak sembarangan memilih jenis kaos kesukaannya. Kaos distro wanita muslimah harus memenuhi syarat syarat syar’i yaitu tertutup auratnya dan tidak membentuk tubuh.
Bagi wanita muslimah yang mengenal syar’i kaos distro wanita biasanya hanya untuk lapisan pakaian atau baju syar’i nya saja untuk keluar rumah, tapi kalau di dalam rumah bisa di gunakan kaos distro ini.

Harga Kaos dipengaruhi dari beberapa kriteria di antaranya adalah :
1.     Jenis Bahan yang di gunakan
2.     Desain Kaos Distro
3.     Merk atau brand
4.     Keunikan dan  tingkat kesulitan penyamblonan
5.     Daerah atau wilayah
6.     Dll
Dari kriteria itulah para penjual kaos distro menentukan harga jual kaos distro nya, sehingga beragam harga kaos di pasaran, tapi kita jangan tertipu dengan harga kaos distro yang murah, bisa jadi kaos itu di produksi secara masal sehingga menekan harga pembuatannya.
Jika kaos di produksi secara masal saya menganggap kaos jenis itu hilang dari makna distronya, karna yang namanya distro pasti dibuat limited edition.

Kaos Distro Lengan Panjang
Kaos jenis ini banyak di sukai oleh kaum wanita muslimah, karna selain menutup aurat juga bisa buat lapisan baju syari nya. Kaum priapun banyak yang menyukainya terutama untuk dipergunakan di daerah dingin da nada juga yang untuk keren kerenan.
Kaos Distro lengan panjang agak sedikit mahal karna menggunakan bahan yang lebih banyak dan tingkat kesulitan menjahitnyapun agak sedikit sulit.
Dari desain kaos ini agak sedikit banyak variasi karna gambar bisa dibuat di kaos bagian lengannya, sehingga akan terlihat variatif dan modis

Pemilihan kaos distro polos sangat berpengaruh terhadap jenis bahan sablon yang akan di pergunakan untuk penyamblonan. Sebelum membeli kaos polos kita harus tahu dahulu jenis penyablonan dengan menggunakan tinta sablon jenis apa.
Untuk membeli kaos polos sudah banyak beredar di dunia maya, tinggal ketik saya Kaos Distro Polos, maka nanti akan bemunculan penjual kaos polos.
Harga dari kaos polos ini beragam ragam tergantung jenis bahan yang di pergunakan, ada juga jenis kaos tanpa jahitan samping, tentunya jenis kaos ini lebih mahal

Grosir Baju Distro Murah Tanah Abang
Pasar Tanah Abang bukan saja pusat grosir dari jenis pakaian, Tanah Abang juga merupakanGrosir Baju Distro Tanah Abang . Di pasar tanah abang kita bisa memilih dengan sepuasnya kaos  atau baju yang akan kita pilih, karna banyak sekali disana berkumpul pedangan pakaian dari seluruh Indonesia. Biasanya yang membeli di pasar Tanah Abang adalah para pedagang juga untuk di jual kembali di dalam negri maupun ke luar negri.

Di Pasar Tanah Abang kita harus pintar memilih baju yang kita inginkan karna beragamnya jenis dan sifat dari pedagang. Kita juga harus berhati hati saat belanja di sana, karna dari segi keamanan agak kurang terjamin. Di pasar banyak pedagang berkumpul dari seluruh Indonesia. Sehingga sifat dari pedagang satu dengan pedagang lainnya ada perbedaan.

Grosir Kaos Distro Branded
Dimanakah kita bisa menemukan Grosir Kaos Distro Branded ?,
Kenapa kita harus membeli barang grosiran ?
Siapakah para pencari barang grosiran ?
Pertanyaan di atas sangat menggelitik hati saya, kenapa ?..... Namanya Kaos Distro pasti dibuat dengan Limited Edition alias dibuat hanya beberapa kaos saja, jika kaos distro sudah di grosir saya kira hilang makna dari Nama Distro.
Disinilah para pembeli atau penikmat distro harus lebih jeli dalam memilih kaos distro kegemarannya, karna jangan sampai kaos yang anda pergunakan sudah banyak orang yang pakai, jadi akan hilang dari makna distro nya.
Adakah barang branded tapi grosiran, “ Ada “. Biasanya para pedagang ini hanya mengejar omset dari pada makna dari distro itu tersendiri.

Kaos Distro 2018, 2019, 2020
Dari tahun ketahun Kaos Distro akan semakin berkembang, dari jenis bahan, desain kaos danharga kaos distro itu sendiri. Semakin lama jenis kaos distro akan semakin mahal karna mengikuti perkembangan zaman dan trend kaos distro saat itu.
Tahun 2017, 2018, 2019, 2020 sampai tidak tahu kapan kaos distro ini akan menjadi trend, karna penggunaan kaos sangat umum digunakan oleh siapapun

Dimanakah toko online yang menjual kaos distro selain di Lazada, tokopedia, blibli, ghirah.com  dan yang lainnya. Sebenarnya untuk membeli kaos online tidak sesulit jika kita membeli di pasar pasar tradisional ataupun di Mall Mall. Kita cukup berada di depan computer atau menggunakan androit di rumah dengan browsing, tinggal kita ketik saja di google “ Kaos Distro“ Maka akan bemunculan toko toko online yang menjual kaos jenis ini. Anda tinggal pilih pilih, kemudian di klik, Bayar lewat online atau banking, konfirmasi pembayaran. Maka kaos distro anda akan sampai di rumah, tidak perlu bermacet macetan dan berdesak desakan untuk melihat kaos distro yang anda inginkan. Mudah bukan ?....


Sumber informasi KAOS DAKWAH

Belimbing Wuluh, si Masam Penuh Manfaat

Posted on
JAKARTA – Jika punya seikit sisa halaman, ada baiknya ditanami pohon belimbing sayur. Orang Jawa menyebutnya sebagai belimbing wuluh. Beda dengan belimbing biasa, buah ini berbentuk bulat lonjong, tidak berlekuk-lekuk. Tapi warnanya juga hijau kekuningan. Kenapa harus menanam belimbing sayur?
Walau rasanya asam, buah ini ternyata memiliki cukup banyak khasiat. Salah satu yang paling dikenal orang adalah sebagai obat sariawan.
Konon, rasa masam yang teramat sangat pada belimbing sayur mengandung kadar vitamin C cukup tinggi. Jika dikunyah begitu saja dan ditempelkan pada bagian sariawan, bisa cepat sembuh.
Khasiat lain adalah sebagai obat asma atau sesak nafas. Cukup dengan merebus bunga belimbing sayur dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari dua hingga tiga kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Pada masyarakat Jawa, belimbing wuluh juga diyakini mampu mengobati batuk kering.
Bernama latin Averhoa bilimbi L., banyak ahli sepakat bahwa tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia dan Malaysia. Sewaktu muda, buahnya berwarna hijau muda dan berubah kuning sampai kemerahan setelah tua.
Belimbing sayur buahnya berbentuk bulat lonjong sebesar ibu jari tangan hingga sebesar ibu jari kaki orang dewasa, dan rasanya sangat asam. Biasanya dipakai sebagai penyedap masakan seperti opor dan sayur asam. Tumbuhan berbatang keras ini bisa mencapai ketinggian 10 meter. Daunnya yang kecil berhadapan. Bunganya merah muda keunguan.
Buah ini juga mengandung kalium yang mampu melancarkan keluarnya air seni sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas. Khasiat lain adalah menurunkan tekanan darah tinggi.
Caranya mudah saja, rebus tiga buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan tiga gelas air sampai tinggal setengah. Saring lalu diminum satu kali sehari pada pagi hari. Untuk mengobati sakit gigi, cukup dicuci bersih lalu dikunyah dengan sedikit garam.
Ulangi beberapa kali agar sakitnya hilang. Sementara itu, sebagai obat batuk, segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga, dan dua buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, ramuan ini cukup untuk diminum dua kali sehari. (mer)

Belimbing, Buah Tropis Kaya Manfaat

Posted on
Belimbing, Buah Tropis Kaya Manfaat

Siapa yang tidak kenal dengan belimbing ? Buah berbentuk bulat panjang dengan rusuk tajam berjumlah lima ini memang sudah umum dikenal. Rasanya manis menyegarkan dengan aroma khas yang membangunkan selera. Lantas, manfaat apa yang bisa dipetik dari buah belimbing ini.
Belimbing berasal dari India atau Sailan (Srilanka). Selain di Indonesia, budi daya belimbing juga dilakukan di negara – negara kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Thailand dan Filipina. Bahkan Amerika dan Australia yang beriklim sub tropis pun sudah dirambah belimbing.
Bentuk buahnya yang unik dengan rasa manis dan bisa diolah menjadi beragam sajian, belimbing dapat dibedakan menjadi 2 macam. Yang rasanya manis dengan bentuk bintang dikenal sebagai belimbing manis (Averrhoa Carambola) sedangkan jenis kedua adalah belimbing sayur atau belimbing uluh (Averrhoa bilim) yang rasanya asam.
Kandungan Gizi
Buah belimbing mempunyai kandungan gizi cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram buah belimbing yang matang mengandung :

  • Energi :  35 kal
  • Protein :  50 gram
  •  Lemak :  70 gram
  •  Karbohidrat : 7,70 gram
  •  Kalsium :  8 mg
  •  Serat :  0,90 gram
  •  Vitamin A : 18 RE
  •  Vitamin C : 33 Mg
  •  Niacin : 0,40 gram
Khasiat
Buah belimbing matang yang terkenal dengan rasa manis ini berkhasiat untuk meredakan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol, batuk, radang tenggorokan dan demam. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi juga dipercaya sebagai obat kanker.
Bunga buah belimbing yang berwarna keunguan dipercaya berkhasiat untuk mengobati penyakit malaria. Daunnya yang rimbun berkhasiat untuk mengobati sakit maag, melancarkan air seni, hipertensi dan penyakit bisul.
Bahkan akar tanaman belimbing dapat mengobati penyakit rematik. Manfaat yang bisa kita peroleh, selain untuk kesehatan, enak dikonsumsi sebagai buah segar dan dapat juga dimanfaatkan sebagai tanaman pekarangan. (Lezat/Dv).


Belimbing Wuluh, si Masam Penuh Manfaat

Posted on
JAKARTA – Jika punya seikit sisa halaman, ada baiknya ditanami pohon belimbing sayur. Orang Jawa menyebutnya sebagai belimbing wuluh. Beda dengan belimbing biasa, buah ini berbentuk bulat lonjong, tidak berlekuk-lekuk. Tapi warnanya juga hijau kekuningan. Kenapa harus menanam belimbing sayur?
Walau rasanya asam, buah ini ternyata memiliki cukup banyak khasiat. Salah satu yang paling dikenal orang adalah sebagai obat sariawan.
Konon, rasa masam yang teramat sangat pada belimbing sayur mengandung kadar vitamin C cukup tinggi. Jika dikunyah begitu saja dan ditempelkan pada bagian sariawan, bisa cepat sembuh.
Khasiat lain adalah sebagai obat asma atau sesak nafas. Cukup dengan merebus bunga belimbing sayur dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari dua hingga tiga kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Pada masyarakat Jawa, belimbing wuluh juga diyakini mampu mengobati batuk kering.
Bernama latin Averhoa bilimbi L., banyak ahli sepakat bahwa tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia dan Malaysia. Sewaktu muda, buahnya berwarna hijau muda dan berubah kuning sampai kemerahan setelah tua.
Belimbing sayur buahnya berbentuk bulat lonjong sebesar ibu jari tangan hingga sebesar ibu jari kaki orang dewasa, dan rasanya sangat asam. Biasanya dipakai sebagai penyedap masakan seperti opor dan sayur asam. Tumbuhan berbatang keras ini bisa mencapai ketinggian 10 meter. Daunnya yang kecil berhadapan. Bunganya merah muda keunguan.
Buah ini juga mengandung kalium yang mampu melancarkan keluarnya air seni sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas. Khasiat lain adalah menurunkan tekanan darah tinggi.
Caranya mudah saja, rebus tiga buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan tiga gelas air sampai tinggal setengah. Saring lalu diminum satu kali sehari pada pagi hari. Untuk mengobati sakit gigi, cukup dicuci bersih lalu dikunyah dengan sedikit garam.
Ulangi beberapa kali agar sakitnya hilang. Sementara itu, sebagai obat batuk, segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga, dan dua buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, ramuan ini cukup untuk diminum dua kali sehari. (mer)
 

Manfaat Bawang Putih

Posted on
Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian minyak esensial bawang putih setara dengan 1 gram bawang putih segar/ kgBB/ hari yang diberikan bersamaan dengan diet tinggi kholesterol, akan menurunkan kadar kholesterol , trigliserida serum. VLDL, LDL dan meningkatkan HDL.Bawang putih telah digunakan sebagai obat dalam herbal medicine sejak ribuan tahun yang lalu.
Karena banyaknya komponen-komponen yang terkandung di dalam bawang putih menyebabkan metode persiapan dan ekstraksi (lama dan metode ekstraksi serta jenis pelarut) memegang peranan penting untuk mendapatkan komponen bioaktif dari bawang putih. Pelarut (solvent) yang sering digunakan adalah ethanol, methanol, aseton, dan air atau kombinasinya. Komponen-komponen bioaktif yang terdapat di bawang putih bekerja secara sinergis satu sama lain untuk menimbulkan efek kesehatan. Diantara beberapa komponen bioaktif yang terdapat pada bawang putih, senyawa sulfida adalah senyawa yang banyak jumlahnya. Senyawa-senyawa tersebut antara lain adalah dialil sulfida atau dalam bentuk teroksidasi disebut dengan alisin. Sama seperti senyawa fenolik lainnya, alisin mempunyai fungsi fisiologis yang sangat luas, termasuk diantaranya adalah antioksidan, antikanker, antitrombotik, antiradang, penurunan tekanan darah, dan dapat menurunkan kolesterol darah. Data epidemiologis juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara konsumsi bawang putih dengan penurunan penyakit kardiovaskuler, seperti aterosklerosis (penumpukan lemak), jantung koroner, dan hipertensi.
Pada tahun 2700 – 1900 sebelum masehi bawang putih telah digunakan oleh pekerja-pekerja bangunan piramid sebagai obat penangkal penyakit dan rasa letih. Dan sekitar tahun 460 SM khasiatnya telah dipuji oleh Hipokrates. Saat perang dunia tahun 1914-1918 bawang putih digunakan oleh tentara perancis untuk mengobati luka.
Di Thailand Institute of Scientific and Technological Research dibuat kapsul berisi ekstrak bawang putih yang setara dengan 7 gram bawang putih segar setiap kapsul. Dosis yang dipakai adalah dua kali satu kapsul setiap hari selama 5 bulan. Pada bulan pertama pemberian kholesterol darah meningkat. Hal ini kemungkinan adanya pengikisan dari endapan lemak di pembuluh darah. Kholesterol HDL meningkat setelah 2 bulan pemberian. Kadar kholesterol menurun bermakna setelah 8 minggu, namun penurunan kadar trigliserida baru terjadi setelah 5 bulan pemberian bawang putih.
Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian minyak esensial bawang putih setara dengan 1 gram bawang putih segar/ kgBB/ hari yang diberikan bersamaan dengan diet tinggi kholesterol, akan menurunkan kadar kholesterol , trigliserida serum. VLDL, LDL dan meningkatkan HDL.
 
Berbagai sumber.

Bagaimana Bawang Putih Melawan Kanker?

Posted on Updated on
Dalam masyarakat modern bawang putih (Allium sativum) dipercaya dapat mencegah serangan jantung, penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, kadar gula darah, mengurangi tukak lambung, penawar racun, pembunuh bakteri/jamur/parasit, pengikat radikal bebas, dan banyak lagi yang lain. Benarkah bumbu masakan sehari-hari ini dapat menyembuhkan kanker juga?
Berbagai studi memang menunjukkan kemampuan bawang putih dalam mencegah dan mengobati kanker, terutama yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia berbahaya, seperti kanker prostat, perut, kolorektal (usus dan dubur), payudara, liver, kulit, dan paru-paru.
Zat-zat aktif dalam bawang putih antara lain vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, karoten, dan selenium. Yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur seperti diallyl sulfide, diallyl disulfide, diallyl trisulfide, S-allyl cysteine, S-allylmercaptocysteine, allicin, dan ajoene. Zat-zat tersebut mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga memblokir aflatoxin, azoxymethane, benzo(a)pyrene, dan lain-lain, yang kesemuanya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker).
Pada tahap berikutnya komponen-komponen tersebut dapat mencegah mutasi gen, menghambat proliferasi (pertumbuhan/pembelahan) sel-sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak, bahkan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).
Di sisi lain bawang putih juga berperan sebagai antioksidan, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membunuh kuman Helicobacter pylori yang dapat memicu berbagai macam kanker perut.
CARA MENGKONSUMSI

Sudah tentu kerja zat-zat aktif bawang putih itu tergantung pada banyak hal, misalnya tanah di mana bawang putih itu tumbuh (berpengaruh pada kadar zat-zat aktif bawang putih), komposisi zat makanan lain yang dikonsumsi bersamaan dengannya, juga cara mempersiapkan dan mengkonsumsi bawang putih itu sendiri. Kombinasi dengan selenium, asam lemak tertentu (misal asam linoleat), dan vitamin A, dapat meningkatkan kemampuan bawang putih untuk menghambat proliferasi dan meningkatkan apoptosis.
Tetapi perlu disadari bahwa proses pengolahan bawang putih dapat mematikan daya kerja zat-zat antikanker itu. Satu menit saja diproses dalam microwave, hilanglah khasiat bawang putih sebagai antikanker. Begitu juga kalau dipanaskan dalam proses pemasakan lain. Jadi bagaimana? Haruskah bawang putih itu ditelan mentah-mentah?
Ternyata sederhana saja. Hancurkan bawang putih (digeprak, diiris tipis, atau diuleg) kemudian biarkan selama 15 menit sebelum dimasak (digunakan sebagai bumbu masak). Dalam waktu 15 menit itu terjadi reaksi kimia yang mengaktifkan zat-zat antikanker golongan allyl sulfur di atas, yang tidak rusak walau dimasak. Tetapi kalau setelah dihancurkan langsung dimasak, reaksi kimia itu tidak terjadi, otomatis khasiat antikankernya hilang.
Kalau mau, bawang putih juga boleh dikonsumsi mentah. Tapi tetap saja harus dihancurkan dulu dan dibiarkan selama 15 menit. Lalu bagaimana kalau bawang akan disajikan utuh, misalnya dalam acar? Cukup kupas kemudian potong sedikit ujung-ujungnya. Lumayan, masih memiliki khasiat antikanker walau tidak sebagus kalau dihancurkan.
POTENSI BAHAYA

Mudah sekali bukan, menggunakan bawang putih untuk pencegahan dan pengobatan kanker? Harganya murah dan mudah didapat pula. Tetapi waspadalah, bukan berarti bawang putih boleh dikonsumsi sembarangan. Jangan mengira bahwa semakin banyak mengkonsumsi bawang putih semakin baik hasilnya.
Dosis yang disarankan untuk konsumsi bawang putih adalah 4-5 gram bawang putih segar/hari (kira-kira 1-2 siung). Kalau terlalu banyak, selain menimbulkan bau tidak sedap pada nafas dan kulit, kadang menimbulkan alergi, gangguan pencernaan (muntah, diare, iritasi, produksi gas berlebihan), asma bronkial, dermatitis, mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah, juga mengurangi produksi sperma.
Terlalu banyak bawang putih meningkatkan resiko perdarahan karena kemampuannya dalam mencegah pembekuan darah. Karena itu pada penderita yang hendak atau baru saja menjalani pembedahan, konsumsi bawang putih sebaiknya dibatasi.
Bawang putih juga meningkatkan kerja enzim-enzim dalam hati untuk membuang racun dari dalam tubuh. Pada orang sehat kemampuan ini sangat bermanfaat, tetapi hati-hatilah, dia juga bisa membuang obat-obat yang Anda telan dan obat-obat kemoterapi . Pengobatan Anda menjadi sia-sia, bukan? Karena itu, kalau Anda ingin menambah konsumsi bawang putih atau menggunakan produk suplemennya, konsultasilah dulu dengan dokter.

Bawang Putih Berkhasiat Antikanker

Posted on
Bawang putih (Allium sativum) atau sering disebut garlic sudah lama dikenal sebagai salah satu bumbu masakan. Tanaman ini juga berkhasiat secara empiris untuk mengatasi berbagai penyakit. Tanaman ini mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor. Tanaman berbentuk rumput ini berumbi warna putih yang beraroma tajam. Bentuk daunnya panjang, kecil, dan pipih tanpa lubang di tengah. Kelopak-kelopak daunnya menyelimuti umbi dalam tanah sehingga menjadi umbi besar. Diyakini, bawang putih berasal dari Asia Tengah. Bawang putih hanya dapat tumbuh baik di daerah dingin, seperti pegunungan atau dataran tinggi dengan iklim sejuk tapi kering.
Paling cocok, tanaman ini tumbuh di tanah gembur yang mengandung tanah endapan atau tanah liat. Untuk memperbanyak, dipakai umbi atau siungnya yang sudah mengalami istirahat selama delapan bulan. Dalam tanaman ini terkandung sejenis minyak atsiri yang baunya menyengat hidung, yaitu metil alil disulfida. Selain itu, bawang putih juga mengandung lemak, protein, karbohidrat, vitamin B1 dan C, serta beberapa enzim. Potensi bawang putih juga sangat baik untuk mengobati dan mencegah kanker. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh PT Totalcare Nutraceutical (PTN), memperlihatkan aktivitas kemopreventif dengan menggunakan preparat bawang putih.
Semua itu didapatkan dari ekstrak bawang putih segar, bawang putih kering, minyak bawang putih, dan beberapa komponen organosulfur derivat dari bawang putih. Aktivitas kemopreventif ini didukung oleh komponen derivat bawang putih tersebut. Mekanisme kerjanya belum begitu dimengerti tapi sudah banyak laporan tentang tanaman ini dari sejumlah penelitian. Dari penelitian itu juga diperlihatkan efek bawang putih terhadap obat enzim metabolisme sebagai antioksidan dan penghambatan pertumbuhan tumor. Penelitian itu difokuskan pada aktivitas bawang putih sebagai antimutagenik.
Aktivitas umbi ini sebagai antioksidan penangkal radikal bebas lebih terlihat pada ekstrak bawang putih kering daripada bawang putih segar. Kandungan utamanya yang berkhasiat sebagai antioksidan kuat adalah S-allysistein dan S-allymercapto-L-sistein. Selanjutnya, ditemukan pula beberapa komponen organosulfur dari bawang putih, termasuk L-allysistein. Komponen ini dapat memperlambat pertumbuhan induksi bahan kimia dan perpindahan tumor pada hewan percobaan. Untuk itu, pemakaian bawang putih untuk meningkatkan pencegahan terhadap sel kanker masih terus dikembangkan.
SUMBER : REPUBLIKA
SELASA, 23 MARET 2004
no image
Asam Jawa (Tamarindus indica, Linn.) Familia : Leguminosae Uraian : Asam jawa (tamarindus indica) merupakan sebuah kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang. Daun asam jawa bertangkai panjang, sekitar 17 cm dan bersirip genap. Bunganya berwarna kuning kemerah-merahan dan buah polongnya berwarna coklat dengan rasa khas asam. Di dalam buah polong selain terdapat kulit yang membungkus daging buah, juga terdapat biji berjumlah 2 – 5 yang berbentuk pipih dengan warna coklat agak kehitaman. Nama Lokal : Tamarind (Inggris), Tamarinier (Perancis),; Asam Jawa (Indonesia), Celangi, Tangkal asem (Sunda); Asem (Jawa); KANDUNGAN KIMIA : Buah polong asam jawa mengandung senyawa kimia antara lain asam appel, asam sitrat, asam anggur, asam tartrat, asam suksinat, pectin dan gula invert. Buah asam jawa yang masak di pohon diantaranya mengandung nilai kalori sebesar 239 kal per 100 gram, protein 2,8 gram per 100 gram, lemak 0,6 gram per 100 gram, hidrat arang 62,5 gram per 100 gram, kalsium 74 miligram per 100 gram, fosfor 113 miligram per 100 gram, zat besi 0,6 miligram per 100 gram, vitamin A 30 SI per 100 gram, vitamin B1 0,34 miligram per 100 gram, vitamin C 2 miligram per 100 gram. Kulit bijinya mengandung phlobatannnin dan bijinya mengandung albuminoid serta pati. Penyakit Yang Dapat Diobati : Asma, Batuk, Demam, Sakit panas, Reumatik, Sakit perut, morbili; Alergi/biduren, Sariawan, Luka baru, Luka borok, Eksim, Bisul; Bengkak disengat lipan/lebah, Gigitan ular bisa, Rambut rontok; Pemanfaatan 1. Asma Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara mrnggunakan: diminum 2 kali sehari 2. Batuk Kering Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore 3. Demam Bahan: 1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya; Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan ½ liter air sampai mendidih, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore 4. Sakit Panas Bahan: 2 polong buah asam jawa yang telah masak, garam secukupnya Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum biasa Catatan: bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini 5. Reumatik Bahan: 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa (klungsu = jawa) Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit 6. Sakit perut a. Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur sampai merata Cara menggunakan: digunakan sebagai obat gosok, terutama pada bagian perut b. Bahan: 3 polong buah asam jawa, 1 potong gula aren Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum biasa c. Bahan: 2 polong buah asam jawa, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa Cara membuat: Kunyit diparut, kemudian dicampur dengan bahan bahan lainnya dan diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum biasa 7. Morbili Bahan: 1 – 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari Cara membuat: kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur sampai merata Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi penderita morbili 8. Alergi/Biduren (Jawa) Bahan: 2-3 golong buah asam jawa yang telah tua, garam secukupnya, ¼ sendok kapur sirih. Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore 9. Sariawan Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum biasa 10. Luka baru Bahan: daun asam jawa secukupnya Cara membuat: daun asam jawa dikunyah sampai lumat Cara menggunakan: ditempelkan pada luka 11. Luka borok Bahan: beberapa biji asam jawa (klungsu = jawa) Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus Cara menggunakan: ditempelkan pada luka, kemudian diperban 12. Eksim dan Bisul Bahan: 1 genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom = jawa), 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit 13. Bengkak karena disengat lipan atau lebah Bahan: 3 – 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus Cara menggunakan: bagian yang bengkak dibersihkan terlebih dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih, kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa tersebut. 14. Mencegah rambut rontok Bahan: beberapa biji asam jawa Cara menggunakan: sebelum keramas dengan shampo, kepala dimasase terlebih dahulu dengan buah asam jawa yang telah masak yang dicampur sedikit air. Kemudian rambut dicuci bersih 15. Gigitan ular biasa Bahan: beberapa biji asam jawa Cara membuat: biji asam jawa dibelah menjadi dua Cara menggunakan: belahan biji bagian dalam ditempelkan pada luka bekas gigitan ular tersebut. Jumlah biji yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Posted on
ImageTanaman Adas  (Foeniculum vul-gare Mill.) adalah tanaman herba tahunan  dari familii Umbelliferae dan genus Foeniculum.  Tanaman ini berasal dari  Eropa Selatan dan daerah Mediterania,  yang ke-mudian  menyebar cukup luas di berbagai negara seperti Cina, Meksiko, India,  Itali,  Indian, dan  termasuk negara Indonesia.   Genus Foeniculum  mempunyai tiga spesies yaitu F. vulgare (adas), F. azoricum (adas bunga di-gunakan sebagai sayuran) dan F. dulce (adas manis digunakan juga sebagai sayuran). F. vulgare mempunyai sub spesies yaitu  F. fulgare var. dulce dan F. vulgare var. vulgare. Di Indonesia dikenal dua jenis adas yang termasuk ke dalam famili Umbelliferae, yaitu  adas (F. vulgare Mill.) dan adas sowa (Anetum graveolens Linn.)  Kedua  jenis ini telah banyak dibudidayakan di Indonesia,  ter-utama  adas (F. vulgare Mill.)  Sedangkan A. graveolens Linn lebih banyak dibudidayakan di daerah dataran rendah dan daunnya dimakan sebagai lalap.
 
selain sebagai bumbu masak,  tanaman adas mempunyai banyak kegunaan mulai  dari akar, daun, batang dan bijinya.   Daun adas digunakan sebagai di-uretik (pelancar air seni) dan me-macu pengeluaran keringat.  Akar-nya berkhasiat sebagai obat batuk, pencuci perut  dan sakit perut se-habis melahirkan.  Tanaman muda  digunakan juga sebagai obat gang-guan saluran pernapasan dan dari ekstrak buah adas dapat digunakan  untuk mengobati mulas.


Mengingat kegunaannya sebagai tanaman obat, maka tanaman adas merupakan salah satu tanaman  yang mempunyai peranan penting dalam industri obat tradisional di Indone-sia.  Hal ini dapat dilihat dari laju permintaan  dalam negeri terhadap simplisia adas yang terus mening-kat. Pada tahun  1984  pemakai-     an adas sebesar 10.498 ton/tahun, pada  tahun 1993 meningkat menjadi 321.520 ton/tahun.  Laju permintaan yang tinggi ini tidak diimbangi dengan budidaya secara intensif se-hingga negara Indonesia mengimpor  adas pada tahun 2000 sebesar   3.000 ton dari negara India, Mesir dan Iran, karena produksi lokal  hanya berkisar 300 ton/tahun.

Melihat   kegunaannya yang beragam dan kebutuhan dalam negeri yang belum terpenuhi maka tanaman ini cukup potensi untuk dikembangkan. Untuk mendukung pengembangan tanaman adas perlu di-ketahui informasi tentang tanaman adas mulai dari  kegunaan, syarat tumbuh, penanganan benih dan teknik budidayanya. 
Deskripsi Tanaman Adas
Tanaman dicirikan dengan ben-tuk herba tahunan, tingga tanaman dapat mencapai 1 – 2 m dengan percabangan  yang banyak, batang beralur. Daun berbagi menyirip, berbentuk bulat telur sampai segi tiga dengan panjang 3 dm,  bunga ber-warna kuning membentuk kumpulan payung yang besar. Dalam satu payung besar terdapat 15 – 40 payung kecil, dengan panjang tangkai payung 1 – 6 cm.  Bunga ber-bentuk oblong dengan panjang 3,5 – 4 mm.  Dalam masing-masing   biji terdapat tabung minyak yang letak-nya berselang-seling. Pada waktu muda biji  adas bewarna hijau ke-mudian  kuning kehijauan, dan ku-ning kecokelatan pada saat panen. 
Kandungan bahan aktif          
Kandungan atsiri adas bervariasi antara 0,6 – 6%.  Buah yang terletak di tengah-tengah payung umumnya mengandung minyak atsiri yang lebih tinggi dan baunya lebih tajam  dibandingkan dengan buah yang terletak di bagian lain. Iklim dan waktu panen  sangat menentukan kandungan minyak atsiri.

Tabel 1. Kadar minyak atsiri, anethol, fenchone dan estragol

Jenis/tempat asal Kadar minyak(g/100 ml) Anethol (%) Fenchone (%) Estragol (%)
 Adas  (F. vulgare) Cipanas, Jawa Barat 3,83 43,3 33,3 15,3
Adas (F. vulgare) Lembang , Jawa Barat 3,23 28,3 28,9 16,9
Adas  jamu (F. vulgare) Jawa  Tengah 4,39 44,5 16,9 22,7
Adas (F. dulce)  dari pedagang 2,23 73,0 2,0 0,96
Anis (Star anis) dari pedagang 13,97 82,8 - 0,96
Sumber: Risfaheri dan Makmun (1999)

Minyak atsiri  yang paling utama  dari varietas dulce mengandung anethol (50 – 80%), limonene (5%), fenchone (5%), estragol (methyl-chavicol), safrol, alpha-pinene (0,5%), camphene, beta-pinene, beta-myrcene dan p-cymen. Sebalik-nya varietas vulgare tidak dibudi-dayakan, kadang-kadang mengandung lebih banyak minyak atsiri, tetapi karena dicirikan oleh  fen-chone yang pahit (12 – 22%) sehing-ga harganya lebih murah dari varietas dulce.

Kegunaan sebagai bumbu dapur
Biji  dan  minyak yang sudah di-destilasi dapat digunakan sebagai flavor (aroma) dalam industri makanan  seperti  bumbu daging, sayur-an, ikan, saus, sop,  salad dan lain-lain. Biji yang sudah dihancurkan dapat juga digunakan sebagai  bumbu salad (mayonnaise, kue yang manis). Tepung adas digunakan juga untuk bumbu kari,  daun yang muda dapat dimakan sebagai sayuran segar (lalap).

Kegunaan untuk obat dan industri lainnya 

Sebagai tanaman obat adas dapat digunakan sebagai antispasmodik, karminatif, diuretik (pelancar air seni), ekspektoran (pengencer da-hak), laxative, stimulant (perang-sang),  dan obat sakit perut.  Dari sedikit akar  yang direbus sebagai sayuran  bisa digunakan untuk obat  batuk (pelancar dahak).  Adas juga digunakan  sebagai obat untuk merangsang air susu ibu (pelancar ASI), sebagai obat kolik dan digunakan untuk memperbaiki rasa obat lainnya. Minyak esensial dan oleoresin adas  dapat digunakan untuk aroma sabun, kream, parfum dan minuman beralkohol. Obat-obatan herbal Cina juga menggunakan adas sebagai obat gra-stroenteritis, hernia, gangguan pen-cernaan, gangguan abdomen, meng-hancurkan lendir dan merangsang produksi susu. Minyak esensial  adas dilaporkan bisa menstimulasi per-baikan liver pada tikus putih dan juga sebagai antibakteri.  
Untuk kesehatan wanita  selain meningkatkan produksi ASI, adas juga dapat memperlancar haid, dan meningkatkan hormon estrogen se-hingga adas juga dapat memper-lambat menopause. Adas  juga dapat digunakan sebagai terapi  tradisional kanker prostat, dengan dosis 1 – 2 sendok teh adas yang telah dihancurkan kemudian direndam dalam secangkir air panas selama 10 menit, dan di-minum sebanyak 3 cangkir tiap hari.

Adas sebaiknya jangan diberikan pada penderita alergi terhadap wor-tel, selederi, penderita epilepsi dan anak di bawah umur. Adas aman digunakan sebagai obat dalam jang-ka waktu yang tidak lama.  Pemakai-an jangka lama dalam jumlah yang banyak akan memberikan efek samping di antaranya, kulit menjadi sensitif terhadap cahaya matahari,  di mana kulit menjadi gelap dan sakit terbakar matahari.  Sehingga selama pemakaian adas sebaiknya memakai proteksi (sunblock) apabila keluar ruangan.

Tabel 2. Analisis  faktor  sumbangan  dan  kompensasi  pengelolaan pada usahatani adas seluas 0.1 ha di Kecamatan Ampel dan Cepogo
 
Uraian Nilai (Rp) Sumbangan (%)
Pendapatan kotor 928.917,65 100,00
Biaya (236.047,38)  (25,41)
Bibit 851,06    0,09
Pupuk kandang 58.088,24    6,25
Pupuk urea 9.816,18    1,06
Pupuk TSP (kg) 8.278,19    0,89
Pestisida 1.470,59    0,16
Alat (paket) 5.700,00    0,61
Tenaga kerja 151.843,14  16,35
Kompensasi pengelo-laan 692.870,26  74,59

Sumber : Pribadi et al 1993

 
Persyaratan tumbuh
Tanaman adas dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi (10 – 1.800 m dari pemukaan laut).  Di pulau Jawa adas ditanam pada daerah dengan ketinggian 1.600 – 2.400 m dpl.  Adas memerlukan cuaca sejuk dan cerah (150C – 200C)  untuk menunjang pertumbuhannya, dengan curah hujan sekitar 2500 mm/tahun.  Adas banyak ditemukan di tepi sungai, danau atau tanggul daerah pembuangan. Adas merupa-kan tanaman khas di palung sungai.  Adas akan tumbuh baik pada tanah berlempung, tanah yang cukup subur dan berdrainase baik, berpasir atau liat berpasir dan berkapur  dengan pH 6,5 – 8,0.

Bahan Tanaman
Tanaman adas diperbanyak se-cara generatif (benih).  Benih  di-panen dari buah yang sudah masak dengan kriteria berwarna hijau terang (masak fisiologis). Tanaman dari famili Umbelliferrae seperti  ke-tumbar, adas biasanya mempunyai daya berkecambah yang rendah (di bawah 70%). Untuk meningkatkan persentase berkecambah diperlukan perlakuan (treatment) terhadap benih sebelum ditanam di antaranya  pe-rendaman dalam air selama 24 jam, perendaman dalam larutan PEG dan KNO3. Kebutuhan bibit/ha adalah sebanyak 0.5 – 1 kg (disemaikan terlebih dahulu) dan 4 – 6 kg  apabila ditanam  langsung di lapang.

Budidaya
Pengolahan lahan dimulai dari  pembersihan  lahan dari gulma, pen-cangkulan dan penggarpuan yang dilanjutkan dengan pembuangan sisa-sisa akar tanaman lain. Selanjut-nya dilakukan pembuatan lubang ta-nam dengan jarak tanam yang biasa digunakan yaitu (0,5 – 1) x 1 m. Lubang tanam yang telah disiapkan kemudian diisi dengan pupuk kan-dang sebanyak lebih kurang 100 g/lubang.
Penanaman dilakukan pada permulaan musim hujan, dimana setiap lubang tanam ditanam 1 bibit.  Adas selain dibudidayakan secara monokultur juga dapat ditanam di lahan-lahan terbuka yang belum dimanfaatkan, di pematang kebun atau di pinggir jalan (tumpang sari dengan tanaman lain).  Pemeliharaan yang dilakukan  meliputi penyiangan gulma, pemupukan ulang dan pem-berantasan hama dan penyakit.
Tanaman adas sangat respon ter-hadap pemupukan N, P dan K.  Untuk mendapatkan hasil  panen se-besar 113 kg/ha di India membutuh-kan 27 kg N, 5 kg P dan 17,5 kg K/ha.  Sedangkan di Indonesia untuk mendapatkan hasil panen  basah se-besar 900 g/tanaman dibutuhkan   56,68 kg N, 11,73 kg P dan 30 kg CaO/ha. 
Tanaman adas juga sangat respon dengan irigasi. Pemberian irigasi  diperhitungkan dengan stadia per-tumbuhan tanaman, pengairan di-berikan apabila eoeporimeter menunjukkan defisit 30 – 40 mm.  Irigasi yang teratur akan meningkatkan hasil dan mutu buah, interval pemberian tergantung pada tipe tanah dan kultivarnya.

Panen  dan pasca panen
Tanaman adas  mulai dipanen pada umur 8 bulan setelah tanam yang ditandai dengan warna buah hijau keabu-abuan sampai ke-hitaman dan cukup keras apabila dipijit.  Buah adas matangnya tidak serempak, sehingga panennya membutuhkan waktu yang cukup lama (4 bulan) dengan  15 kali pemetikan  dalam interval waktu 1 – 2 minggu.  Pemanen dilakukan dengan  cara memetik karangan buah yang telah masak,  buah yang masih  muda di-tinggalkan untuk periode panen berikutnya.
 Buah hasil panen dijemur di bawah sinar matahari sampai kadar air mencapai 12 – 14%.  Buah yang telah dikeringkan kemudian di-bersihkan dari kotoran tanaman. Pengemasan dilakukan dalam kan-tong-kantong plastik yang bersih dan disimpan dalam gudang.
Perubahan komposisi kimia minyak adas yang disebabkan oleh perlakuan penyimpanan dengan ana-lisis GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometri), pada minyak adas yang telah disimpan selama 3 bulan menunjukkan bahwa kom-ponen utamanya yaitu trans-anethol mengalami oksidasi dan reduksi menjadi p-anisaldehid, anis keton dan senyawa benzil metilketon. Perubahan komposisi kimia minyak adas tersebut diperkirakan karena pengaruh cahaya dan oksigen yang terdapat di udara. Wadah simpan yang  digunakan untuk menyimpan  minyak adas tersebut adalah botol yang bening (transparan), yang se-baiknya digunakan botol yang gelap.

Analisis Ekonomi
Pada tahun 1993 adas menduduki urutan ke 7 dalam urutan 50 besar simplisia yang banyak digunakan oleh industri obat tradisional. Di Kabupaten Boyolali menunjukkan bahwa adas dapat memberikan kon-tribusi terhadap pendapatan ke-luarga petani sebesar 14,92% .

Faktor produksi yang nyata hubungannya  dengan produksi adas adalah penggunaan bibit dan pupuk kandang secara parsial. Untuk pe-nambahan 1% bibit produksi akan turun sebesar 5,71%. Akan tetapi penambahan pupuk kandang sebesar 1% akan meningkatkan produksi sebesar 5,77%.

Pada biaya panen tahun pertama, biaya usaha terbesar yang dikeluar-kan oleh petani untuk usaha tani adas adalah untuk tenaga kerja mencapai 16,35% dari biaya usaha tani, menyusul biaya pupuk kandang yaitu 6,25%, sedangkan nilai biaya produksi total hanya 25,41% dari pendapatan kotor. Petani mendapat-kan kompensasi pengelolaan yang cukup besar yaitu 74,59% dari pendapan kotor.

Perhitungan  analisa usaha tani adas pada tahun 2000 dengan luas lahan 1 ha dan produksi 800 kg, harga jual Rp 9.000/kg keuntungan yang diterima  sekitar Rp 4.072.000. Dengan pendapatan tersebut petani dianggap menggunakan lahan sen-diri tanpa pengeluaran biaya untuk sewa lahan. (Sumber : Devi Rusmin dan  Melati, Warta Puslitbangbun Vol.13 No. 2, Agustus 2007)

 

Sponsor