Belimbing Wuluh, si Masam Penuh Manfaat

Posted on
JAKARTA – Jika punya seikit sisa halaman, ada baiknya ditanami pohon belimbing sayur. Orang Jawa menyebutnya sebagai belimbing wuluh. Beda dengan belimbing biasa, buah ini berbentuk bulat lonjong, tidak berlekuk-lekuk. Tapi warnanya juga hijau kekuningan. Kenapa harus menanam belimbing sayur?
Walau rasanya asam, buah ini ternyata memiliki cukup banyak khasiat. Salah satu yang paling dikenal orang adalah sebagai obat sariawan.
Konon, rasa masam yang teramat sangat pada belimbing sayur mengandung kadar vitamin C cukup tinggi. Jika dikunyah begitu saja dan ditempelkan pada bagian sariawan, bisa cepat sembuh.
Khasiat lain adalah sebagai obat asma atau sesak nafas. Cukup dengan merebus bunga belimbing sayur dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari dua hingga tiga kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Pada masyarakat Jawa, belimbing wuluh juga diyakini mampu mengobati batuk kering.
Bernama latin Averhoa bilimbi L., banyak ahli sepakat bahwa tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia dan Malaysia. Sewaktu muda, buahnya berwarna hijau muda dan berubah kuning sampai kemerahan setelah tua.
Belimbing sayur buahnya berbentuk bulat lonjong sebesar ibu jari tangan hingga sebesar ibu jari kaki orang dewasa, dan rasanya sangat asam. Biasanya dipakai sebagai penyedap masakan seperti opor dan sayur asam. Tumbuhan berbatang keras ini bisa mencapai ketinggian 10 meter. Daunnya yang kecil berhadapan. Bunganya merah muda keunguan.
Buah ini juga mengandung kalium yang mampu melancarkan keluarnya air seni sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas. Khasiat lain adalah menurunkan tekanan darah tinggi.
Caranya mudah saja, rebus tiga buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan tiga gelas air sampai tinggal setengah. Saring lalu diminum satu kali sehari pada pagi hari. Untuk mengobati sakit gigi, cukup dicuci bersih lalu dikunyah dengan sedikit garam.
Ulangi beberapa kali agar sakitnya hilang. Sementara itu, sebagai obat batuk, segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga, dan dua buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, ramuan ini cukup untuk diminum dua kali sehari. (mer)

Belimbing, Buah Tropis Kaya Manfaat

Posted on
Belimbing, Buah Tropis Kaya Manfaat

Siapa yang tidak kenal dengan belimbing ? Buah berbentuk bulat panjang dengan rusuk tajam berjumlah lima ini memang sudah umum dikenal. Rasanya manis menyegarkan dengan aroma khas yang membangunkan selera. Lantas, manfaat apa yang bisa dipetik dari buah belimbing ini.
Belimbing berasal dari India atau Sailan (Srilanka). Selain di Indonesia, budi daya belimbing juga dilakukan di negara – negara kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Thailand dan Filipina. Bahkan Amerika dan Australia yang beriklim sub tropis pun sudah dirambah belimbing.
Bentuk buahnya yang unik dengan rasa manis dan bisa diolah menjadi beragam sajian, belimbing dapat dibedakan menjadi 2 macam. Yang rasanya manis dengan bentuk bintang dikenal sebagai belimbing manis (Averrhoa Carambola) sedangkan jenis kedua adalah belimbing sayur atau belimbing uluh (Averrhoa bilim) yang rasanya asam.
Kandungan Gizi
Buah belimbing mempunyai kandungan gizi cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram buah belimbing yang matang mengandung :

  • Energi :  35 kal
  • Protein :  50 gram
  •  Lemak :  70 gram
  •  Karbohidrat : 7,70 gram
  •  Kalsium :  8 mg
  •  Serat :  0,90 gram
  •  Vitamin A : 18 RE
  •  Vitamin C : 33 Mg
  •  Niacin : 0,40 gram
Khasiat
Buah belimbing matang yang terkenal dengan rasa manis ini berkhasiat untuk meredakan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol, batuk, radang tenggorokan dan demam. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi juga dipercaya sebagai obat kanker.
Bunga buah belimbing yang berwarna keunguan dipercaya berkhasiat untuk mengobati penyakit malaria. Daunnya yang rimbun berkhasiat untuk mengobati sakit maag, melancarkan air seni, hipertensi dan penyakit bisul.
Bahkan akar tanaman belimbing dapat mengobati penyakit rematik. Manfaat yang bisa kita peroleh, selain untuk kesehatan, enak dikonsumsi sebagai buah segar dan dapat juga dimanfaatkan sebagai tanaman pekarangan. (Lezat/Dv).


Belimbing Wuluh, si Masam Penuh Manfaat

Posted on
JAKARTA – Jika punya seikit sisa halaman, ada baiknya ditanami pohon belimbing sayur. Orang Jawa menyebutnya sebagai belimbing wuluh. Beda dengan belimbing biasa, buah ini berbentuk bulat lonjong, tidak berlekuk-lekuk. Tapi warnanya juga hijau kekuningan. Kenapa harus menanam belimbing sayur?
Walau rasanya asam, buah ini ternyata memiliki cukup banyak khasiat. Salah satu yang paling dikenal orang adalah sebagai obat sariawan.
Konon, rasa masam yang teramat sangat pada belimbing sayur mengandung kadar vitamin C cukup tinggi. Jika dikunyah begitu saja dan ditempelkan pada bagian sariawan, bisa cepat sembuh.
Khasiat lain adalah sebagai obat asma atau sesak nafas. Cukup dengan merebus bunga belimbing sayur dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari dua hingga tiga kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Pada masyarakat Jawa, belimbing wuluh juga diyakini mampu mengobati batuk kering.
Bernama latin Averhoa bilimbi L., banyak ahli sepakat bahwa tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia dan Malaysia. Sewaktu muda, buahnya berwarna hijau muda dan berubah kuning sampai kemerahan setelah tua.
Belimbing sayur buahnya berbentuk bulat lonjong sebesar ibu jari tangan hingga sebesar ibu jari kaki orang dewasa, dan rasanya sangat asam. Biasanya dipakai sebagai penyedap masakan seperti opor dan sayur asam. Tumbuhan berbatang keras ini bisa mencapai ketinggian 10 meter. Daunnya yang kecil berhadapan. Bunganya merah muda keunguan.
Buah ini juga mengandung kalium yang mampu melancarkan keluarnya air seni sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas. Khasiat lain adalah menurunkan tekanan darah tinggi.
Caranya mudah saja, rebus tiga buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan tiga gelas air sampai tinggal setengah. Saring lalu diminum satu kali sehari pada pagi hari. Untuk mengobati sakit gigi, cukup dicuci bersih lalu dikunyah dengan sedikit garam.
Ulangi beberapa kali agar sakitnya hilang. Sementara itu, sebagai obat batuk, segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga, dan dua buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, ramuan ini cukup untuk diminum dua kali sehari. (mer)
 
Axact

KAOS DISTRO

Kami adalah produsen KAOS DISTRO, KAOS DAKWAH yang sudah terkenal di Indonesia, jika anda ingin membeli atau hanya ingin melihat koleksi kaos dari kami silakan kunjungi website kami ghirah.com dan www.kaosdistro.web.id.

Post A Comment:

0 comments: